Yang tercecer dari peristiwa yang (tidak) masuk di catatan MURI

Suasana begitu hening saat gan Roy ajukan pertanyaan : “Apakah ada pertanyaan ?” sesaat selesai mencontohi dan njelaskan bagaimana lakukan instalasi paket one click install produk timnas dihadapan laskar panseks plus kemarin (20/5). Dalam hitungan sepuluh detik pertama tak satupun yang acungkan tangan untuk bertanya, dan terus berlanjut pada hitungan detik-detik berikutnya. (aku ini bagian dari laskar panseks plus. Tapi aku juga gak acungkan tangan untuk bertanya. berarti ini termasuk aku, hik ...).
Ada dua kemungkinan kenapa ini terjadi. Kemungkinan pertama para anggota laskar panseks plus sudah mengerti betul bagaimana cara instalasinya, sehingga tak perlu bertanya ... lha wong dah ngerti .. ngapa harus nanya. Kemungkinan kedua mereka tak ngerti apa yang musti ditanyakan.
4 agenda jangka pendek SIADPA Plus tercapai
Lupakan sejenak kepenatan saat terkatung-katung sendirian di hotel “graha rahayu” selama 9 jam hanya gara-gara travel njemput jam 11 malam. Lupakan juga betapa kesalnya harus terdampar selama 5 jam oleh tragedi “macet total” di malangbong garut. Tragedi ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan panjang yang teramat melelahkan selama 20 jam antara cisarua - purwokerto. Mari lupakan sejenak ! Ada yang tak biasa saat ngumpul bareng para agan punggawa timnas siadpa plus pada 11-13 mei lalu. Sapa lagi kalau bukan gan halim, gan irwansyah, gan ahsan dawi, gan tohir, gan roy irawan, gan helmi indra mahyudin, gan adil, gan muadz, gan yakub, dan gan dika (maaf, bagi agan yang tak ada link fbnya bisa terjadi karena dua kemungkinan. Yang pertama gak punya account fb, yang kedua gak berkawan denganku, titik !). Gak soal, web berbayar atau blog"Seberapa banyak sih teman-teman di lingkungan peradilan agama yang mempunyai website pribadi ?". Sebuah pertanyaan sederhana dan tanpa target. Dari pertanyaan sederhana ini aku coba mbuat media pengumpulnya. Jujur, saat ini belum ada pikiran : dari data yang terkumpul mau diapain. Soal ini nanti sajalah, biar waktu yang akan menjawabnya. Seperti yang aku tulis di FB di group forum pembaca badilag, usaha mengumpulkan informasi tentang ini tak ada maksud lain hanya ingin agar diantara mereka bisa saling berbagi informasi. Atau bisa jadi diantara mereka saling tukar link (lumayan bisa saling kunjung mengunjungi …. hiks).
Lindungi buku tamu dengan RecaptchaSuatu ketika seorang teman mengungkapkan kegembiraannya, karena tanpa harus susah payah menemukan link situs (ups, maaf) porno. Ini ia temukan di buku tamu webnya. Gak hanya satu, tetapi puluhan. Tulisan dari link-link itu semuanya berbahasa inggris. Kegembiraan berikutnya ia merasa bahwa ternyata banyak orang luar negeri yang mengunjungi webnya. Tetapi ketika aku katakan bahwa itu “spam” yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan program tertentu, ia baru menyadari akan kesalahsangkaannya. Apa sih yang dimaksud dengan spam ? Spam adalah pesan apa saja yang dikirim ke berbagai penerima yang tidak secara khusus memintanya. Dengan kata lain, spam sebagian besar merupakan sampah. Spam tidak hanya ada di buku tamu, tetapi spam bisa juga masuk di (misal) form pendaftaran atau email kita.
|
- Smadav dan Avast, antivirus gaul abis
- mBuat Form Pengaduan Online, ini yang aku lakukan
- Courting Reform, buku yang WAJIB dibaca warga Peradilan Agama
- Bikin Url Web lebih OK dengan SEO dan SEF
- Instalasi Template Joomla
- Membuat Joomla! ™ Template dengan Artisteer
- Ketemu Tokoh Penting
- Perjalanan 9 jam ke Cianjur
- RAC PTWP Cab. Banyumas di Banjarnegara
- Ahmad Fadlil Sumadi menjadi Hakim Konstitusi













