Penjaga Gawang

Who's Online

Kami memiliki 2 Tamu online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin237
mod_vvisit_counterMinggu Ini52
mod_vvisit_counterMinggu Lalu1493
mod_vvisit_counterBulan Ini4443
mod_vvisit_counterBulan Lalu6845
mod_vvisit_counterTotal121161
Selamat datang di www.fauzy-ak.info | Inilah 5 Web Pribadi Warga Peradilan Agama TERBARU yang masuk hingga hari ini ... | .
dataweb20-ani

Perjalanan 9 jam ke Cianjur

Cianjur | fauzy-ak.info (25/2)

Waktu menunjukkan pukul 14.00 saat berangkat dari Cilacap bersama Isteriku Eny dan kedua anakku Lala dan Ilham. Meski hawa panas menyengat tapi tak nyurutkan niat untuk lakukan perjalanan yang (mungkin) bakal lama menuju Cianjur. Kota yang dituju pertama adalah Wangon.

Setengah jam kemudian nyampai di Wangon. Sudah menunggu 3 mobil rombongan dari PA Banyumas, PA Banjarnegara dan PA Cilacap, tinggal nunggu 2 mobil lagi dari PA Purwokerto. Total 6 mobil bakal beriringan menuju Cianjur.

Dari Wangon melalui jalan tak nyaman (lumbir : kelak-kelok dan banyak lubang) lewati Kota Banjar Patoman menuju Ciamis. Gak usah ditanya, pasti aku yang paling belakang, karena mobil yang kutumpangi harus ngumpulin tenaga dulu sebelum lari.. Rombongan berhenti untuk Ishoma (Istirahat, Sholat Maghrib dan makan malam) di Rumah Makan (maaf, gak disebutin …. dikira promosi !). Sayangnya aku gak ikut berhenti. Saat dihubungi via Hand Phone oleh Ketua PTWP aku dah sampe kota Tasikmalaya. (hebat, berangkat paling belakang dah duluan nyampe Tasik).

 Tanggung ! perjalanan tetap aku lanjutkan hingga masuk kota Ciawi wilayah Garut baru berhenti untuk makan malam. Kukabari rombongan yang dibelakang bahwa aku lagi berhenti di rumah makan. 

Seusai makan, dari sini aku gabung lagi dengan rombongan lewati Nagrek hingga pintu tol Cileunyi Bandung. (Lagi-lagi aku urutan paling belakang). Dari Hand Phone Pak Ketua PTWP memberi kabar, aku ditunggu di pintu tol. Okelah kalau begitu !

Ternyata aku menunjukkan kehebatan lagi. Saat masuk pintu tol tak kuperhatikan mobil-mobil rombongan yang berhenti menunggu. Aku masuk aja, ambil kartu dan tancap gas. Yang ku tuju adalah pintu keluar tol Padalarang. (Jangan heran, karena aku punya petunjuk jalan. Siapa?). Handphone bunyi lagi, kali ini dari Pak Ketua PA Purwokerto menanyakan posisiku ada dimana. Kujawab bahwa aku telah masuk di tol dan segera akan keluar di pintu Padalarang. Jadilah aku yang paling depan ! Tak perlu berhenti. Keluar tol aku ambil jalan ke kiri (ups … salah !), ternyata ke Cianjur harusnya ambil jalan lurus. (gemagus banget yah !).

Tak kucatat berapa kota setelah Padalarang yang kulewati, konsentrasiku hanya ingin cepat-cepat nyampe Cianjur. Benar saja, setelah berbelok dua kali (kiri dan kanan)…. Aku dah masuk kota Cianjur. Kulihat di kiri jalan terpampang tulisan “BPN Kabupaten Cianjur”. Wow, aku dan nyampe nih !

Tapi dimana hotelnya ? kuhubungi handphone penunjuk jalanku (belakangan …. dia buatku lebih dari sahabat, menjadi saudara banget gitu). Aku mesti lurus …. Nyampe bunderan ambil kiri … beberapa ratus meter liat plang “Hotel Tirta Dahlia”. Sampai ! kulihat jarum jam menunjukkan pukul 22.31 WIB.

 

Add comment


Security code
Refresh