Penjaga Gawang

Who's Online

Kami memiliki 2 Tamu online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin237
mod_vvisit_counterMinggu Ini52
mod_vvisit_counterMinggu Lalu1493
mod_vvisit_counterBulan Ini4443
mod_vvisit_counterBulan Lalu6845
mod_vvisit_counterTotal121161
Selamat datang di www.fauzy-ak.info | Inilah 5 Web Pribadi Warga Peradilan Agama TERBARU yang masuk hingga hari ini ... | .
dataweb20-ani

Courting Reform, buku yang WAJIB dibaca warga Peradilan Agama

“Sudah baca buku COURTING REFORM tulisan Cate Summer belum ?”. Ini pertanyaan “khas” Pak Wahyu (Dirjen Badilag, red) sebagaimana pertanyaan Beliau saat kunker di acara evaluasi reformasi birokrasi di PTA Surabaya. Waktu itu buku yang Beliau bawa berjudul : Technology For Justice, How Information Technology Can Support Judicial Reform terbitan Leiden University. “Buku itu sangat memotivasi kita”.

 Buku Courting Reform ada di website yang berlebel lowy institute. Saat aku buka website itu … waduh, bahasa inggris (ok lah, siap-siap mumet : batinku). Ada dua paragraf diatas link download. Kedua paragraf itu sepertinya hendak menerangkan peran Pengadilan Agama dalam proses demokratisasi dan reformasi pasca Soeharto, dan bagaimana Pengadilan Agama bisa menempatkan diri di kawal depan dalam upaya memberi kemudahan akses, transparan dan adil bagi perempuan dan kaum miskin. Kedua paragraf ini merupakan bagian awal dari executive summary buku itu.

Buku buatan Cate Summer dan Tim Lendsey ini berjudul lengkap : Courting reform Indonesia’s Islamic Court and Justice The Poor, terdiri dari 72 halaman yang dibagi dalam dua bab. Bab 1 memberikan laporan rinci tentang hukum yang mengatur pengadilan agama, dengan fokus pada kekuasaan, yurisdiksi dan beban kasus. Sedangkan Bab 2 mengulas tentang tiga perubahan besar yang diperkenalkan oleh pengadilan agama selama empat tahun terakhir.

Sudah ah …. Mbok ngantek lali dengan pesannya mbakyu Cate Summer dalam buku itu : “All rights reserved. Without  limiting the rights under  copyright reserved above, no part of this publication may be reproduced, stored in or introduced into a retrieval system, or transmitted in any form or by any means (including  but not limited to electronic, mechanical, photocopying, or recording),  without the prior written permission of the copyright owner”. Ee.... mbok keblabasen !

Nah, untuk lebih jelas, lebih lengkap dan lebih banyak hal dapat diketahui …. Download dan baca sendiri aja yah. Pokoknya “Buku itu sangat memotivasi kita”.

 

Comments  

 
0 #1 Wahyu Widiana 2010-12-11 23:16
Waduh, waduh..., bukan main Pak Fauzy ini. Saya tak ngira, kontak2 saya dg beliau ini akan disimpan di situsnya yang bukan main ini... Salut deh buat Kang Fauzy yang satu ini. Patut dicontoh oleh kawan-kawan lainnya dalam hal pembudayaan IT ini.
Bener juga, buku "COURTING REFORM" ini patut dibaca dan perlu, oleh kawan2 di PA/PTA. Sangat memotivasi. Tapi, hati-hati, jangan terlena. Jadikan buku itu sebagai pemicu semangat kita dalam berkiprah. Salam.
Quote
 
 
+1 #2 Amohan Asgar 2010-12-12 08:37
Salut deh dengan Pak Pansek yg satu ini, di sela-sela kesibukannya masih sempat kelola website pribadinya dengan muatan info yg sangat positif, mudah2an dengan membaca buku "COURTING REFORM" dapat memotifasi kita sebagai warga Peradilan Agama untuk terus berkarya dan memberikan yg terbaik untuk masyarakat pencari keadilan terutama buat masyarakat tidak mampu ..... Bravo buat Mas Fauzy !!!
Quote
 
 
-1 #3 M. Farid 2010-12-12 09:13
waduhhh......kok bhs ingris ya Bos ? ada edisi bhs indonesia-nya ndak ya Bos....? aku ikut nge-download lah ya ?
Quote
 
 
-3 #4 Munasib Zaenuri 2010-12-12 09:39
selamat p.nwar...trs kembangkan hoby it yg anda geluti demi kemajuan it di lingkunagn peradilan agama n dpt apresiasi dr pak Dirjend......tolong dapatkan buku ,courting reform.....sykur dah ad terjemahannya ...
Quote
 
 
+2 #5 Slamet Turhamun 2010-12-12 15:28
ada dua yang hebat kang; apresiasi dg empat jempol, dua jempol untuk pansek PA Pwt yg makin eksis di dunia IT, dua jempol tuk mbakyu Cate Summer yg telah membuka jendela dunia tuk memperlihatkan sebagian dr eksistensi PA, siip dah
Quote
 
 
-1 #6 Guest 2010-12-12 20:20
Buku "Courting reform Indonesia’s Islamic Court and Justice The Poor" bisa menjadi inspirasi bagi warga Peradilan Agama untuk lebih memacu ke arah yang lebih baik, dan sebagai pendorong perubahan PA kearah yang diharapkan.
Quote
 
 
+1 #7 Guest 2010-12-12 21:51
Saya termasuk "tulalit" dalam bahasa inggris. Sedikit pencerahan yang ditulis oleh pemilik web (mas anwar) telah membantu saya untuk mengetahui isi buku karya Cate Summer ini. Usul kepada Pak Wahyu, agar bisa dibaca oleh seluruh warga peradilan agama - bagaimana jika Badilag menerbitkan dalam terjemahan bahasa Indonesia. Ditunggu Pak !
Quote
 
 
+1 #8 Nali 2010-12-13 08:03
Mau ngomentari buku Courting Reform belum bisa dilakukan, karena baru mendownload dan belum sempat mbaca. Tapi utk web pribadi ini : wuiiish hebring bok, seandaine Pansek se Indonesia kaya kiye...RB khususnya bidang Transparansi Peradilan akan cepat terwujud !
Quote
 
 
-2 #9 Eko Sambudi 2010-12-13 12:25
Kalimat ini nih....yang paling penting....sebuah pengakuan tulus....

"Cate Sumner and Tim Lindsey explore how the Islamic courts have ............, taking the lead in efforts to deliver decisions that are more accessible, transparent and fair, especially for women and the poor" - "Mereka...melihat bahwa PA memimpin usaha-usaha pemenuhan aksesibilitas, keterbukaan dan keadilan terutama untuk perempuan dan orang miskin...."

thats right.....ya kayak gitu Pengadilan Agama di Indonesia..he...he...he.... kita akan terus maju .. "Keep moving forward my friend"..salut.
Quote
 
 
+5 #10 Siti Salbiyah 2010-12-13 17:06
Thank you for MR Anwar Faozi, who has reviewed the book "COURTING REFORM" written by Cate Summer, it's good for me, because I do not have enough time to read all the contents of the book, I think the review made by MR Anwar is very great , success is always to Mr. Anwar. merdekaa!!!!
Quote
 
 
-1 #11 Guest 2010-12-13 22:46
IT memang memberikan kita kesempatan untuk melakukan hal yang lebih dan software merupakan satu hal yang mendukung perkembangan IT untuk memperlancar proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi Pengadilan Agama tersebut akan *lebih cepet dengan penyebaran yg lebih luas
Top dan Salut deh ut Mr.Anwar dan juga semua pihak yg mendukung Peradilan di Indonesia. Jempol
Quote
 
 
-2 #12 Agus Mubarok 2010-12-14 16:04
Utk detail isi buku Courting Reform saya akan nunggu aja hasil bedahnya oleh EMC Badilag. Usul untuk kang Anwar, bgmn jika "rumah pribadi" ini jadikan media informasi,komun ikasi dan diskusi publik khususnya warga peradilan. OK, Acung jempol buat kang anwar.....mdh2an infonya akan selalu ter-update hingga memberikan pencerahan bagi tmn2 warga peradilan.
Quote
 
 
-5 #13 R Bastuti Ridwan 2010-12-14 19:12
Bapak Dirjen Badilag MARI saja memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas apa yang dicapai Pak Anwar Fauzy (baca : Faozi) dalam loyalitas dan dedikasinya terhadap perkembangan I T, sudah selayaknya kita untuk turut serta merambah ke sana...terlebih adanya buku "COURTING REFORM" akan memberikan pengetahuan (knowledge) yang teramat berarti bagi kita yang berkiprah di ranah peradilan serta memberikan jawaban positif terutama bagi para pencari keadilan (justiciable)... sepertinya I T tidak akan pernah padam pada diri Pak Anwar (saya tahu persis akan kesungguhannya sebab saya pernah belajar darinya)...selamat dan sukses lagi...thank's.
Quote
 
 
-3 #14 Chusnul Iwuk 2010-12-15 15:48
Buku Courting Reform punya kwalitas "obyektif" tentang kiprah peradilan agama dalam proses demokratisasi dan reformasi peradilan karena penulisnya bukan orang Indonesia. Ada bagian dalam buku itu yang menjadi catatan sejarah : Sebuah perjalanan yang dimulai dari inisiatif Dirjen Badilag (Pak Wahyu) untuk membangun media informasi bagi masyarakat (baca : website), hingga peradilan agama mampu memberi ruang akses ke pengadilan bagi orang miskin dengan biaya negara. Satu catatan lain : salut-salut utk kang anwar... mau niru jejak bisa nggak ya....
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh