Courting Reform, buku yang WAJIB dibaca warga Peradilan Agama
“Sudah baca buku COURTING REFORM tulisan Cate Summer belum ?”. Ini pertanyaan “khas” Pak Wahyu (Dirjen Badilag, red) sebagaimana pertanyaan Beliau saat kunker di acara evaluasi reformasi birokrasi di PTA
Buku Courting Reform ada di website yang berlebel lowy institute. Saat aku buka website itu … waduh, bahasa inggris (ok lah, siap-siap mumet : batinku). Ada dua paragraf diatas link download. Kedua paragraf itu sepertinya hendak menerangkan peran Pengadilan Agama dalam proses demokratisasi dan reformasi pasca Soeharto, dan bagaimana Pengadilan Agama bisa menempatkan diri di kawal depan dalam upaya memberi kemudahan akses, transparan dan adil bagi perempuan dan kaum miskin. Kedua paragraf ini merupakan bagian awal dari executive summary buku itu.
Buku buatan Cate Summer dan Tim Lendsey ini berjudul lengkap : Courting reform Indonesia’s Islamic Court and Justice The Poor, terdiri dari 72 halaman yang dibagi dalam dua bab. Bab 1 memberikan laporan rinci tentang hukum yang mengatur pengadilan agama, dengan fokus pada kekuasaan, yurisdiksi dan beban kasus. Sedangkan Bab 2 mengulas tentang tiga perubahan besar yang diperkenalkan oleh pengadilan agama selama empat tahun terakhir.
Sudah ah …. Mbok ngantek lali dengan pesannya mbakyu Cate Summer dalam buku itu : “All rights reserved. Without limiting the rights under copyright reserved above, no part of this publication may be reproduced, stored in or introduced into a retrieval system, or transmitted in any form or by any means (including but not limited to electronic, mechanical, photocopying, or recording), without the prior written permission of the copyright owner”. Ee.... mbok keblabasen !
Nah, untuk lebih jelas, lebih lengkap dan lebih banyak hal dapat diketahui …. Download dan baca sendiri aja yah. Pokoknya “Buku itu sangat memotivasi kita”.












Comments
Bener juga, buku "COURTING REFORM" ini patut dibaca dan perlu, oleh kawan2 di PA/PTA. Sangat memotivasi. Tapi, hati-hati, jangan terlena. Jadikan buku itu sebagai pemicu semangat kita dalam berkiprah. Salam.
"Cate Sumner and Tim Lindsey explore how the Islamic courts have ............, taking the lead in efforts to deliver decisions that are more accessible, transparent and fair, especially for women and the poor" - "Mereka...melihat bahwa PA memimpin usaha-usaha pemenuhan aksesibilitas, keterbukaan dan keadilan terutama untuk perempuan dan orang miskin...."
thats right.....ya kayak gitu Pengadilan Agama di Indonesia..he...he...he.... kita akan terus maju .. "Keep moving forward my friend"..salut.
Top dan Salut deh ut Mr.Anwar dan juga semua pihak yg mendukung Peradilan di Indonesia. Jempol
RSS feed for comments to this post